Rehabilitasi Narkoba Mahal, Pemerintah Perlu Tetapkan Tarif Baku

Evaluasi pelaksanaan ATENSI dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah provinsi, dan pemerintah daerah kabupaten/kota. Pelaksanaan Serasi menggunakan sistem teknologi, komunikasi, dan informasi yang terhubung dengan sistem layanan dan rujukan terpadu di daerah serta sistem informasi layanan sosial dasar yang dilaksanakan oleh perangkat daerah/unit pelaksana teknis daerah. Dukungan Aksesibilitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat huruf g merupakan upaya untuk membantu PPKS memperoleh akses yang setara terhadap peralatan, pelayanan publik, serta lingkungan fisik dan nonfisik. Prinsip multilevel intervensi sebagaimana dimaksud pada ayat huruf f untuk memastikan pelaksanaan ATENSI diberikan kepada individu, keluarga, komunitas, dan masyarakat.

Bahkan lembaga resmi Badan Narkotika Nasional juga memberikan kemudahan untuk pendaftaran rehabilitasi narkoba online. Menteri dalam melakukan pembinaan dan pengawasan teknis sebagaimana dimaksud pada ayat dan ayat sesuai dengan kewenangannya berkoordinasi dengan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang dalam negeri. Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat melaksanakan pembinaan dan pengawasan penerapan ATENSI di daerah kabupaten/kota. Layanan lanjutan sebagaimana dimaksud pada ayat dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan PPKS dalam memanfaatkan sumber daya yang ada di lingkungan sosialnya dan/atau mendukung lembaga rujukan agar lebih sesuai dengan kebutuhan mantan PPKS.

Prinsip multiprofesi sebagaimana dimaksud pada ayat huruf e untuk memastikan pelaksanaan ATENSI melibatkan profesi lain guna meningkatkan efektivitas program bagi penerima manfaat. Prinsip berbasis hak sebagaimana dimaksud pada ayat huruf d untuk memastikan pelaksanaan ATENSI memperhatikan norma dan prinsip hak asasi manusia. Lembaga Kesejahteraan Sosial yang selanjutnya disingkat LKS adalah organisasi sosial atau perkumpulan sosial yang melaksanakan penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum. Salah satu pelaku dalam Asistensi Rehabilitasi Sosial adalah Lembaga Kesejahteraan Sosial.

Dalam hal di daerah tidak ada dokter spesialis kedokteran jiwa dan/atau dokter spesialis forensik, maka dapat ditunjuk dokter yang terlatih di bidang gangguan penggunaan NAPZA untuk masuk dalam Tim dokter. Fasilitas rehabilitasi medis harus memasang papan nama sebagai penyelenggara rehabilitasi medis. Rumah sakit dan puskesmas yang menyelenggarakan rehabilitasi medis ditetapkan oleh Menteri.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mendorong semua pihak untuk mensosialisasikan upaya rehabilitasi sebagai solusi atas kasus penyalahgunaan NAPZA. Pemantauan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 41 bertujuan untuk mengetahui kesesuaian antara pelaksanaan dengan ATENSI dan sebagai bahan untuk melakukan evaluasi. Pemantauan dilaksanakan untuk menjamin kesinambungan dan efektivitas langkah secara terpadu dalam pelaksanaan ATENSI. Serasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 dilaksanakan oleh balai besar/balai/loka di lingkungan Kementerian Sosial. Launching Buku Panduan Desa Inklusi PurworejoTerimakasih saya sudah dilibatkan untuk memberi masukan dalam buku ini.

Tahapan Rehabilitasi Narkoba Rsko Jakarta

Terapi ini umumnya diperuntukkan bagi anak-anak difabel, penderita depresi, pasien cedera tulang belakang, orang yang kehilangan fungsi kognitif, dan lain-lain. Assessment pasien oleh dokter SpKFR sebelum dilakukan terapi serta evaluasi ulang untuk menyesuaikan program berdasarkan perkembangan pasien. Apabila dari hasil evaluasi tim medis dan psikososial dianggap sudah layak untuk bisa melakukan aktifitas diluar rehabilitasi (sekolah/berkerja/belanja), maka pasien akan diberi kesempatan. Detoksifikasi dijalankankan kurang lebih 2 minggu atau tergantung dari hasil evaluasi tim medis. Antara pasien satu dengan pasien yang lain tidaklah sama, terapi disesuaikan dengan kebutuhan pasien secara medis.

Rehabilitasi medis dapat dilaksanakan melalui rawat jalan dan/atau rawat inap sesuai dengan rencana rehabilitasi yang telah disusun dengan mempertimbangkan hasil asesmen. Melaksanakan penelitian guna pengembangan dan pembinaan Pendidikan Tinggi Tenaga Dokter Spesialis Rehabilitasi Medis , berdasarkan tuntutan kebutuhan masyarakat, perkembangan iptekdok dan peningkatan pelayanan kesehatan. Kondisi ini tidak lepas dari pemantauan BNN bidang Rehabilitasi. “Sudah banyak yang laporan tapi kalau kami investigasi kami tidak punya bukti. Kemarin kami koordinasi dengan Kemsos karena banyak yang menunjuk tempat layanan rehabilitasi sosial,” tambah Yunis.

Evaluasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat huruf f merupakan aktivitas penilaian secara keseluruhan pelaksanaan ATENSI yang telah dilaksanakan baik meliputi proses maupun indikator ketercapaian layanan program. Prinsip berjejaring sebagaimana dimaksud pada ayat huruf k untuk memastikan pelaksanaan ATENSI harus mampu memanfaatkan dan bekerja sama dengan potensi sumber daya yang tersedia di pemerintah daerah dan masyarakat. Pusat Rehabilitasi YAKKUM merupakan salah satu unit YAKKUM yang berdiri pada tahun 1982 dengan mandat memastikan pemenuhan hak orang dengan disabilitas dengan layanan yang berkualitas, terjangkau dan terintegrasi.

Meski telah diatur sedemikian rupa, tak jarang pecandu narkoba terlambat atau sulit mendapatkan rehabilitasi akibat stigma yang melekat, baik dari lingkungan maupun dari dalam diri mereka sendiri. Jangka waktu pelaksanaan ATENSI diberikan berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan oleh Pekerja Sosial. Monitoring sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat huruf f merupakan proses untuk memantau perkembangan aktivitas penyelenggaraan ATENSI. Implementasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat huruf e dilakukan dengan berbasis keluarga, komunitas, dan/atau residensial.

Trauma terhadap kecelakaan membuatku menjadi disabilitas psikososial. Ketika mereka sedang dalam proses belajar beraktifitas diluar mereka dapat sharing (berbagi perasaan/pengalaman) dan mendapatkan edukasi dari tim medis dan psikososial bila menghadapi keadaan normal ataupun masalah. Setiap harinya ada kelas-kelas yang wajib diikuti oleh pasien agar mereka mampu bertahan di dunia luar baik itu stigma negatif dari masyarakat, bagaimana bertahan dari tekanan hidup, refleksi diri, dll. Program ini Primary / Special Program dijalani pasien sekitar 3 s/d 6 bulan. Namun bila pasien merupakan titipan pengadilan / kepolisian / kejaksaan dan putusan pengadilan lamanya disesuaikan dengan putusan pengadilan / penegak hukum yang menitipkan.